Oktober 2011..
Judul diatas merupakan kata-kata yang sangat sering ada dalam pikiranku selama ini. Setiap ingat kata itu, pikiran ini langsung kembali pada awal tahun 2008, kurang lebih tepatnya waktu aku masih kelas 3 SMA awal.
Rumah..Suatu sore ketika bapak dan ibuk lagi duduk2,tiba-tiba bapak bertanya ke aku, yang pertanyaan tersebut sangat membuatku kaget. Bapak tanya begini “Le,awakmu mbesuk pengen ne kuliah neng ngendi?”. Kaget,itulah hal yang aku rasakan karena aku belum berpikiran kearah sana. Belum sempat aku menjawab, tiba-tiba bapak bilang lagi “opo awakmu daftar akabri ( tentara ) ae Le,”. Mendengar kata-kata tentara seketika aku langsung menjawab dengan semangat “ inggih bapak,kulo tak daftar akmil mawon, kan niku sami kalian kuliah”.Singkat cerita setelah bapak dan ibuk mengizinkan aku untuk ikut tes akmil maka pikiranku langsung fokus pada hal itu. Waktu akhir kelas 3 SMA sering ku habiskan untuk persiapan menghadapi tes,mulai dari surat-surat, persiapan kesehatan dan fisik, dll.
Sekolahan..Pada awal semester 2 kelas 3 SMA, semua teman-teman disekolah mayoritas akan melanjutkan ke perguruan tinggi, ada beberapa anak yang memilih untuk tidak kuliah dengan berbagai alasan, dan termasuk saya karena alasan untuk ikut tes akmil yang memang merupakan cita-cita saya. Semua teman-teman sibuk wira-wiri ke bagian BK untuk mengurus masuk kuliah yang namanya PMDK waktu itu. Jujur saya sendiri juga cukup mengikuti hal-hal ini karena sejujurnya saya juga masih bimbang antara 100% tes akmil atau istilahnya ndobel dengan ikut masuk tes kuliah. Tapi dengan berjalannya waktu saya akhirnya tetap memilih ikut akmil, waktu itu mikir saya kalau ketrima akmil dan nanti masuk kuliah, lak banyak uang orang tua saya yang hilang. Maka dengan alasan itulah saya tidak ikut tes-tes masuk perguruan tinggi.Jadi waktu teman-teman semua sibuk ngurusi PMDK dan yang lainya saya hanya ikut wira-wiri tanpa tujuan yang jelas. Pernah menulis dibuku PMDK di BK mau ikut disalah 1 perguruan tinggi tapi akhirnya saya coret karena dengan alasan yang sama yaitu tes akmil. Pernah juga ambil selebaran mandiri UB, pengen ikut ambil jurusan hukum, tapi lagi-lagi tidak jadi dengan alasan yang sama.
Selanjutnya semua sudah lulus SMA pada waktu itu. Semua teman-teman yang kuliah juga sudah ketrima di jurusan dan tempat kuliah yang diidamkan. Aku sendiri pada saat itu masih menjalani tes masuk tentara itu, waktu itu masih pertengahan tes. Semua tes saya jalani dengan lancar dari tes awal sampai akhir, dengan hasil saya lolos terus dalam 7 item tes yang harus dijalani,( tesnya itu berantai dan sistem gugur ).Pada tes ke 8, tetapi intinya bukan tes, namanya pantokir ( panitia penentuan terakhir ) ini bukan tes karena pada pantokir ini hanya dilihat hasil akhir oleh petinggi di tentara sana. Dan pada tes akhir ini saya gagal. Saya gagal dengan tidak tau dimana gagal saya karena tidak diberi keterangan yang jelas dan dapat dipertanggung jawabkan. Akhirnya saya pulang dengan sedih, menagis itu pasti walaupun mbrebes saja, kecewa sudah barang tentu, marah juga iya tapi binggung mau marah ke siapa, malu itu sudah pada tingkat 1000%,dll lah pokoknya. Akhirnya setelah itu saya luntang-luntung kayak orang binggung, daftar tentara gagal, sudah tidak kuliah pula. Singkat cerita ini berlanjut sampai berkali- kali, 5 kali tepatnya. Ya walaupun pada waktu tengah-tengah dulu saya sudah kuliah sambil ikut tes, tapi akhirnya tetep gagal. Dan walaupun sekarang saya juga sudah kuliah tetapi pikiran ini masih sering meratapi nasib yang sekarang terjadi pada diriku,. Kenapa aku seperti ini? Kenapa dulu gak gini-gitu,,Dan saya sangat sering berfikir apakah hal ini semua (ikut tes tentara dan akhirnya gagal ) adalah sebuah KESALAHAN atau MEMANG NASIB YANG HARUS AKU JALANI????
Terkadang kita berfikir,, Tuhan itu tidak adil.. kita sudah berbuat ini itu,,tapi hasilnya tidak sesuai dengan harapan...
BalasHapusTuhan tidak tidur,, Dia tahu apa yang terbaik untuk kita..
Hidup memang tak selamanya indah,, tapi keindahan itu akan kita dapat apabila kita selalu bersyukur akan nikmat-Nya..
Tetap semangat sayaaang,, perjalanan hidup masih panjang.. !!!
iyaa..dan aku sangat percaya bahwa Tuhan itu adil yang..
BalasHapusMakasih yaa,,dukungan dari kamu sangat aku butuhkan yang..